imasastra

Hidup itu sederhana, sesederhana kata-kata.

Minggu, 16 September 2018

Katamu

Katamu
Kita adalah sepasang burung dara
Terbang berdua mengepakkan sayap
Yang tak memikirkan apa itu duka

Katamu
Kita adalah ratu dan raja
Memimpin negeri dongeng penuh cinta
Yang tak lupa bersahaja pada rakyatnya

Katamu
Kita harus berpisah
Tanyaku
Apakah sebabnya
Jawabmu
Akal kita tak searah
Pintaku
Asal bukan karenanya

#komunitasonedayonepost
#ODOP_6

Diposting oleh Unknown di 22.22
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: puisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2018 (61)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (31)
    • ▼  September (28)
      • MAR
      • Aku Malu pada-Mu
      • Ketika R Menduri Hati
      • Masih tentang Rindu
      • Pengalaman Hidup
      • Pembawa Seplastik Apel dan Jeruk
      • Pura-Pura Bahagia Itu Menyakitkan
      • Si Bungsu
      • Pelantikan Pramuka Penegak Bantara SMK Negeri 1 An...
      • Kusapa di Kala Rindu
      • Diamlah
      • Maafkan Bapak
      • Ini Bukan Senyummu
      • Manda dan Kian
      • Katamu
      • Kita Lebih Indah
      • Mengapa?
      • Ikhlas
      • Gara-gara Kapital
      • Surga di Kakimu
      • Terima Kasih, Bunda...
      • Buku Harian 2 (part 1)
      • Antara Amplop, Gawai, dan Ulat
      • Seandainya
      • Imajinasi dan Inspirasi
      • Bahaya Rokok
      • Dia
      • Buku harian 1
  • ►  2017 (4)
    • ►  September (4)

Pengikut

Tema Sederhana. Gambar tema oleh luoman. Diberdayakan oleh Blogger.