imasastra

Hidup itu sederhana, sesederhana kata-kata.

Kamis, 13 September 2018

Ikhlas

Aku rela meluruhkan air mata untukmu
Sungguh rela
Aku ikhlas menjatuhkan hati untuk mencintaimu
Sungguhlah ikhlas

Kekasihku, dengarlah
Ada bisikan lirih ingin menyapa

Hatimu t'lah kukenali
Kau berdusta sekata pun akan kupahami
Tapi kau mencoba menafiknya
Lalu kau tenggelamkanku pada rasa bersalah

#komunitasonedayonepost
#ODOP_6

Diposting oleh Unknown di 12.28
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: puisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2018 (61)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (31)
    • ▼  September (28)
      • MAR
      • Aku Malu pada-Mu
      • Ketika R Menduri Hati
      • Masih tentang Rindu
      • Pengalaman Hidup
      • Pembawa Seplastik Apel dan Jeruk
      • Pura-Pura Bahagia Itu Menyakitkan
      • Si Bungsu
      • Pelantikan Pramuka Penegak Bantara SMK Negeri 1 An...
      • Kusapa di Kala Rindu
      • Diamlah
      • Maafkan Bapak
      • Ini Bukan Senyummu
      • Manda dan Kian
      • Katamu
      • Kita Lebih Indah
      • Mengapa?
      • Ikhlas
      • Gara-gara Kapital
      • Surga di Kakimu
      • Terima Kasih, Bunda...
      • Buku Harian 2 (part 1)
      • Antara Amplop, Gawai, dan Ulat
      • Seandainya
      • Imajinasi dan Inspirasi
      • Bahaya Rokok
      • Dia
      • Buku harian 1
  • ►  2017 (4)
    • ►  September (4)

Pengikut

Tema Sederhana. Gambar tema oleh luoman. Diberdayakan oleh Blogger.