Kini kau bagai kalimat aktif intransitif
Tanpa objek pun ia bisa tetap tak pasif
Sama halnya dengan dirimu, Hanif
Ah... sungguh kau terlalu sensitif
Aku tak pantas kau cemburui
Kemarin kau melihat seorang lelaki
Yang memegang tanganku saat jalan kaki
Tapi bagiku hanya kau pujaan hati
Bukan dia, Hanif Alfian...
Tapi waktu yang akan menjelaskan
Dengannya hanya cinta sepintas jalan
Denganmulah aku hayalkan kebersamaan
Sanjunglah kembali untuk cinta nyata
Bersama kan kita tepiskan segala rasa duka
Yang terkadang kecut ibarat cuka
Rumah bahagia telah menanti kita berdua
#komunitasonedayonepost
#ODOP_6
2 komentar:
semoga hanif segera menyadari, betapa dia begitu berharap..
Semoga mba...
Posting Komentar