Senin, 15 Oktober 2018

Rindu dalam Puisiku

Kau tikung aku
Lalu kau rebut kekasihku
Hingga aku terbunuh
Oleh rindu yang begitu menderu

Aroma tubuhnya masih terendus tajam
Oleh hidung yang pernah dicubitnya ini
Sedang kau tak tahu bagaimana rasanya tertusuk rindu
Merindukan pertemuan sejak dua bulan lalu

Masih teringat
Ia tumpahkan agar jelly di meja tua
Lalu kami berebut senja
Dan rindu menjadi puisi lama

#komunitasonedayonepost
#ODOP_6

1 komentar:

Yeti Nuryeti mengatakan...

Terasa sakit bila tertusuk rindu